Detail Karya Ilmiah

  • PEMANFAATAN MODAL SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN WISATA TANI BETET (Studi Kasus di Desa Betet Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk)
    Penulis : Anis Argiyanti
    Dosen Pembimbing I : Hisnuddin Lubis, S.Sos., M.A
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemanfaatan modal sosial dalam pengembangan Wisata Tani Betet. Wisata Tani Betet dikelola dan dikembangakan sendiri oleh masyarakat tanpa adanya campur tangan atau bantuan dari pihak luar (investor), dalam mengembangkan wisata tersebut, pengelola hanya mengandalkan modal sosial yang dimiliki, seperti kepercayaan (trust), norma (norm) dan jaringan sosial (social network). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penggalian data menggunakan observasi non-partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada konsep Miles dan Huberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa di Wisata Tani Betet, modal sosial yang dimiliki masyarakat telah dimanfaatkan dengan baik, dimana pihak pengelola memanfaatkan modal sosial yang berupa kepercayaan, norma dan jaringan sosial untuk mengembangkan Wisata Tani Betet. Bentuk pemanfaatan modal sosial tersebut adalah sebagai berikut : (1) Modal sosial berupa kepercayaan (trust) dimanfaatkan untuk mempertahankan pengelola agar tetap bersedia menjadi pengelola wisata dalam kondisi dan keadaan apapun dan untuk memperoleh pendapatan wisata. (2) Modal sosial berupa norma (norms) dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan dan keindahan wisata. (3) Modal sosial yang berupa jaringan sosial (social network) dimanfaatkan untuk memperoleh pendapatan tambahan dan untuk memudahkan pengelola dalam memperoleh bantuan dana pengembangan wisata. Kata Kunci: Pemanfaatan Modal Sosial, Pengembangan, Wisata

    Abstraction

    This study aims to explain how the use of social capital in the development of Betet Farmers Tourism. Betet Farmer Tourism is managed and developed by the community itself without any interference or assistance from outside parties (investors). In developing the tour, managers only rely on their social capital, such as trust, norms and social networks. This study uses qualitative research methods with a case study approach. Informants were selected using a purposive sampling technique. In extracting data using non-participant observation, semi-structured interviews and documentation. Data analysis refers to the concept of Miles and Huberman. The technique of checking the validity of the data uses source triangulation.The results of this study indicate that in Betet Farmer Tourism, social capital owned by the community has been put to good use, where the manager utilizes social capital in the form of trust, norms and social networks to develop Betet Farmer Tourism. The forms of utilization of social capital are as follows: (1) Social capital in the form of trust is used to maintain managers in order to remain willing to become managers of tourism in any condition, (2) Social capital in the form of norms is used to maintaint the cleanliness and beauty of tourism. (3) Social capital in the form of social networks is used to obtain income and to facilitate managers in obtaining tourism development funding assistance. Keywords: Utilization of Social Capital, Development, Tourism

Detail Jurnal