Detail Karya Ilmiah

  • Abstraksi

    ABSTRAK Dalam proses meningkatkan pembangunan daerah pedesaan peran sektor pertanian sangat penting karena sebagai pemasok bahan pangan dan bahan baku yang utama sekaligus dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang mana mayoritas masyarakat Indonesia yang tinggal di pedesaan sumber mata pencahariannya sebagai petani. Dapat dilihat dari luas lahan pertanian di Jawa Timur sebanyak 1,147 juta hektar di Kabupaten Lamongan hasil produksi sebesar 985.627 ton, dengan luas lahan 150.531 Ha. Sehingga perlu dilakukan peningkatan sektor pertanian dengan mengembangkan usaha pertanian tetapi untuk mengembangkan usaha pertanian dibutuhkan modal yang besar untuk itu pemerintah memberikan Program Bantuan Langsung Masyarakat berupa Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang disalurkan melalui Gapoktan desa kemudian di salurkan ke kelompoktani melalui pinjaman modal dimana pinjaman modal dalam Islam dinamakan dengan qardh. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan secara mendalam, menganalisis mengenai penerapan program PUAP dalam persepektif ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, bersifat analisis deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Pengurus Gapoktan, Pengurus Kelompok tani serta para petani yang mendapat pinjaman. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumentasi dari pencatatan pinjaman serta bukti telah mendapat bantuan dana PUAP. Hasil penelitian ini dilakukan di Dsn,Suci. Ds. Jubellor, Kec, Sugio. Kabupaten Lamongan dimana penerapan penyaluran program PUAP dilakukan dengan cara dipinjamkan secara bergilir kepada petani dan sebelum meminjam terdapat biaya administrasi yang harus dibayarkan kemudian dalam proses pengembalian dananya sesuai dengan jumlah pinjaman pokok diawal sehingga tidak terdapat tambahan dalam Islam pinjaman dana yang sesuai dengan penerapan tersebut dinamakan dengan akad qardh yang mana akad tersebut di tujuhkan untuk keuntungan bersama. Kata Kunci: PUAP, Qardh, Pertanian.

    Abstraction

    ABSTRACT In the process of enhancing rural development the role of the agricultural sector is very important because as a supplier of food and raw materials that are primary and at the same time can increase the income of the community where the majority of Indonesian people living in rural areas are farmers. It can be seen from the area of agricultural land in East Java as many as 1,147 million hectares in Lamongan Regency as a result of production of 985,627 tons, with a land area of 150,531 Ha. So that it is necessary to improve the agricultural sector by developing agricultural businesses but to develop agricultural businesses requires large capital for the government to provide Community Direct Assistance Program in the form of Rural Agribusiness Development (PUAP) which is channeled through village Gapoktan then channeled to farmers through capital loans where loans capital in Islam is called aardh. This research was conducted to describe in depth, analyze the application of the PUAP program in Islamic economic perspectives. This research is a type of qualitative research, which is descriptive analysis. The primary data sources in this study were Gapoktan Management, Farmer Group Managers and farmers who got loans. Secondary data sources in this study are documentation of loan recording and evidence that has received assistance from PUAP funds. The results of this study were conducted in the Dsn, Suci. Ds. Jubellor, Kec, Sugio. Lamongan Regency where the application of the PUAP program is carried out by rotating loans to farmers and before borrowing there are administrative costs that must be paid later in the process of returning funds in accordance with the principal loan amount so that there are no additional Islamic loans. the qardh contract, where the contract is intended for mutual benefit. Keywords: positioning strategy, competitive advantage,

Detail Jurnal