Detail Karya Ilmiah

  • ANALISIS PREFERENSI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) TANGGULANGIN SIDOARJO DALAM PEMINJAMAN KREDIT PADA BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH
    Penulis : Yunita Ayu Anggraini
    Dosen Pembimbing I : Firman Setiawan, S.HI., M.EI
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    ABSTRAK Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) telah memberikan kontribusi usaha mencapai 57,6% sehingga dijadikan sokoguru pengembangan sistem ekonomi kerakyatan. Saat ini jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia sekitar 59,2 juta pelaku yang tersebar hingga ke Kabupaten Sidoarjo yang mencapai 171.264 unit dan total Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Tanggulangin Sidoarjo sudah berjumlah lebih dari 302 pelaku. Karena untuk mengembangkan usaha memerlukan modal yang cukup besar, maka pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melakukan peminjaman kredit di perbankan. Di Indonesia diketahui terdapat adanya bank konvensional maupun bank syariah dengan operasionalnya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pilihan preferensi dan alasan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tanggulangin Sidoarjo melakukan peminjaman kredit di bank konvensional maupun bank syariah . Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif, dengan sampel berjumlah 32 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah wawancara dan kuesioner. Alat ukur yang digunakan ialah skala likert untuk mengetahui besarnya penilaian preferensi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang kemudian dianalisis dengan cara mencari mean (rata-rata) dan juga persentase dari setiap indikator preferensi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwsa preferensi dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tanggulangin Sidoarjo lebih cenderung pada bank konvensional dibandingkan bank syariah dengan perbedaan mean (rata-rata) yaitu 0,24688. Dengan kategori preferensi responden pada bank konvensional tinggi, sedangkan preferensi responden pada bank syariah sedang/ cukup. Dan untuk indikator penentu preferensi yang paling dominan pada bank konvensional dan bank syariah yakni sama-sama indikator kepuasan. Kata Kunci: Preferensi, Pelaku UMKM, Perbankan.

    Abstraction

    ABSTRACT Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) have made a business contribution of 57.6% to become a pillar of the development of a populist economic system. At present the number of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Indonesia is around 59.2 million perpetrators spread to Sidoarjo Regency, which reaches 171,264 units and the total of Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) in Tanggulangin Sidoarjo have numbered more than 302 perpetrators. Because to develop a business that requires a large amount of capital, the Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) actors borrow loans in banks. In Indonesia it is known that there are conventional banks and Islamic banks with differences in their operations. This study aims to determine the choice of preferences and reasons for Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) Tanggulangin Sidoarjo borrowers from conventional and Islamic banks. The research method used is descriptive quantitative, with a sample of 32 respondents. Data collection methods used in this study were interviews and questionnaires. The measuring instrument used was a scale to determine the preference rating of perpetrators Micro Small Medium Enterprises (UMKM) which were then analyzed by finding the mean and also the percentage of the prefabricated indicators. The results of the study show that the preferences of Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) Tanggulangin Sidoarjo were more likely to conventional banks than Islamic banks with a mean difference (average) of 0.24688, with the respondent preference category in conventional banks is high, while respondents' preference for Islamic banks is moderate/ sufficient. And for the most dominant preference determinant indicator in conventional banks and Islamic banks, they are indicators of satisfaction. Keywords: Preferences, perpetrators UMKM, Banking.

Detail Jurnal