Detail Karya Ilmiah

  • Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Di Sekolah (Studi Deskriptif Anak Hasil Diluar Nikah
    Penulis : Novita Sari
    Dosen Pembimbing I : Dewi Mayangsari,S.Psi.,M.Psi
    Dosen Pembimbing II :Moh. Busyro Karim,S.Ag.,M.Si
    Abstraksi

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak hasil diluar nikah saat berada di sekolah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi deskriptif. Subjek penelitian diambil dari guru kelas, orang tua, dan tetangga. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan melalui tiga tahapan, meliputi data reduction, data display, dan conclution drawing/verifying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kemandirian anak hasil diluar nikah antara laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan. Anak perempuan cenderung lebih mandiri dibandingkan anak laki-laki. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian anak antara laki-laki dan perempuan berbeda. Jika anak laki-laki, faktor yang mempengaruhi kemandiriannya adalah sistem di sekolah yang berupa pemberian nasehat ketika anak melakukan kesalahan oleh guru. Sedangkan anak perempuan, faktor yang mempengaruhi kemandiriannya adalah pola asuh orang tua.

    Abstraction

    This research found out illegitimate child independency at school and its influential factors. This qualitative descriptive research took subjects such as home class teacher, parent, and neighbor. The technique of collecting data were observation, interview, and documentation. The data analysis were data reduction, data display, and data conclusion/drawing/verifying. The findings showed: 1) the independency of illegitimate male and female children were different. Female children were more independent; 2) the influential factors between them were different. The most influential factors for boys’ independency was parents’ suggestions when he was found doing a wrong thing by teacher. Meanwhile, the most influential factor for girl’s independency was parenting pattern.

Detail Jurnal