Detail Karya Ilmiah

  • HUBUNGAN PERILAKU MODELLING DENGAN SELF-EFFICACY PADA MAHASISWA AKHIR YANG BEKERJA
    Penulis : TANTIN PANGESTI
    Dosen Pembimbing I : FANDI ROSI SARWO EDI, S.K.M., S.Psi., M.Psi
    Dosen Pembimbing II :NAILUR ROHMAH, S.Psi.,M.A.
    Abstraksi

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku modelling dengan self-efficacy. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa akhir yang bekerja dan minimal bekerja selama 3 bulan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling (non-probability sampling). Instrument dalam penelitian ini adalah skala perilaku modellingdan skala self-efficacy. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi pearson dengan menggunakan bantuan program SPSS (statistical product and service solution) 23.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara perilaku modelling dengan self-efficacy (R=542) dan signifikansi probability 0,01 (0,01 < 0,05) yang artinya hipotesis diterima, semakin tinggi perilaku modeling maka semakin tinggi self-efficacy pada mahasiswaakhir yang bekerja.

    Abstraction

    This study aims to determine the relationship between behavioral modeling with self-efficacy. This study uses a quantitative approach. The sample in this study are students finish work and minimum work for 3 months. The number of samples in this study as many as 35 people. Sampling using purposive sampling (nonprobability sampling). Instrument in this study is modeling the behavior scale and the scale of self-efficacy. Analysis of the data used is the Pearson correlation test using SPSS (statistical product and service solution) 23.0 for Windows. The results of this study showed that there was a positive relationship between behavioral modeling with self-efficacy (R = 542) and the significance probability of 0.01 (0.01 <0.05), which means that the hypothesis is accepted,the higher the modeling behavior, the higher the self-efficacy of working students.

Detail Jurnal