Detail Karya Ilmiah

  • Makna Komunikasi Nonverbal Dalam Tari Kamantaka Sebagai Pewarisan Budaya
    Penulis : Rayunita Winanda Putri
    Dosen Pembimbing I : Dr.Tatag Handaka, S.Sos., M.Si
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna komunikasi nonverbal dalam tari Kamantaka sebagai pewarisan budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 8 orang, yaitu pencipta tari kamantaka, penari kamantaka, pemain musik, tokoh keraton Bangkalan dan masyarakat Bangkalan. Proses pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal dalam tari Kamantaka terlihat dari ekspresi, gesture, posture dan formasi di tari tersebut. Sesuai dengan kehidupan keraton dahulu dan ciri khas dari Bangkalan. Pewarisan tari Kamantaka melalui Regenerasi dan menjadikan tari wajib di Sanggar Tarara. Pelestarian tari Kamantaka yang dilakukan oleh masyarakat melalui pengukuhan, mengundang Sanggar Tarara dengan menampilkan tari Kamantaka di acara apapun dan meminta untuk menyesuaikan warna busana dengan warna latar belakang acara. Kata Kunci : Makna, Komunikasi Nonverbal, Tari Kamantaka, Pewarisan Budaya

    Abstraction

    The purpose of this study was to know the meaning of non-verbal communication in Kamantaka dance as cultural heritage. This study was conducted by using qualitative descriptive method. The number of informants in this study were 8 people such as: creator of Kamantaka dance, dancer of Kamantaka dance, music players, Bangkalan court figures, and society of Bangkalan. The process of collecting data were interviews, observation, and documentation. The result of this study showed that nonverbal communication in Kamantaka dance was seen from the expression, gesture, posture, and formation of that dance. It is suitable with palace life and characteristic of Bangkalan. Kamantaka dance preservation performed by society through inauguration, inviting Tarara studio by displaying Kamantaka dance in certain event and demanding to adjust the color of clothing with the background of the event. Keywords : The meaning, Non-verbal communication, Kamantaka dance, Cultura heritage

Detail Jurnal