Detail Karya Ilmiah

  • KEKUASAAN NEGARA DI DALAM LINGKUNGAN PONDOK SOSIAL KEPUTIH SURABAYA (Studi Kasus Lansia Normal dan Psikotik)
    Penulis : ALFIYATI NUR HIKMAH
    Dosen Pembimbing I : Dr. Mutmainnah, S.Sos., M.Sosio
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    ABSTRAK Alfiyati Nur Hikmah. 150521100049. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Budaya. Universitas Trunojoyo Madura. Dengan judul penelitian Kekuasaan Negara Di Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya (Studi Kasus Lansia Normal Dan Psikotik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kekuasaan negara dalam menyentuh atau menjangkau tubuh lansia normal dan psikotik di Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan metode pemilihan informan peneliti menggunakan purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan skunder. Data primer yang digunakan adalah hasil observasi, hasil wawancara. Sedangkan data skunder yang digunakan adalah berasal berasal dari beberapa penelitian terdahulu tentang Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya serta data dari Dinas Sosial Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya, serta studi kepustakaan yang lain. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi penyidik. Dalam penelitian ini menggunakan teori kekuasaan oleh Michel Foucault. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kekuasaan negara (govermentality) yang di Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya mengontrol dan mendisiplinkan orang-orang yang dianggap PMKS dikumpulkan sesuai dengan penyimpangannya, orang-orang dikumpulkan dengan mereka yang dianggap sama di dalam barak, yang akhirnya menciptakan disciplinary power atau disiplin tubuh di Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya, jiwa-jiwa yang dikontrol dan dikendalikan untuk dijadikan berguna oleh kepentingan-kepentingan negara melalui aparatur negara. Kekuasaan berlangsung dengan normal melalui sesuatu yang sifatnya lebih positif dan menghasilkan sesuatu. Melalui seperti pujian, imbalan dan dengan sistem pengurungan atau barak yang selalu terkunci. Dengan tiga hal tersebut penanaman nilai dalam tubuh individu seperti dibiasakan untuk bersih-bersih tiap hari, dan pekerjaan-pekerjaan yang lain untuk dijadikan individu-individu yang berguna di Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya seperti halnya membersihkan barak, mencuci baju setiap klien, mencuci piring seluruh klien, dan perintah dari petugas, termasuk lansia normal dan psikotik. Tanpa ada pemberontakan semua tanpak normal orang-orang secara otomatis dan terkontrol memahami setiap apa yang harus ia lakukan dalam kehidupan kesehariannya yang disebut Foucault sebagai disciplinary power (kekuasan tubuh). Untuk itu saya melihat bahwa Liponsos Keputih Surabaya dengan pelayanan yang saat ini diberikan oleh Liponsos, saya melihat bahwa Liponsos hanya sebagai tempat penampungan dengan segala bentuk pelayanan yang diberikan. Kata Kunci: govermentality, disciplinary power

    Abstraction

    ABSTRACT Alfiyati Nur Hikmah. 150521100049. Sociology. Faculty of Social and Sciences. University of Trunojoyo Madura. This reseach entitle Kekuasaan Negara Di Lingkungan Pondok Sosial Keputih Surabaya (Studi Kasus Lansia Normal Dan Psikotik). This study aims to find out how the state's power in touching or reaching out to normal and psychotic elderly bodies in Keputih Surabaya Social Cottage Environment. This study used a qualitative study method with a case study approach. With the method of selecting informants, researchers used purposive sampling. The source of data used is primary and secondary data. Primary data used are the results of observations, the secondary data used is derived from several previous studies on the in the Social Cottage Environment of Keputih Surabaya, data from the Social Services Office of the Keputih Surabaya Social Cottage, as well as other literature studies. This study use source and technique triangulation. In this study use the theory of power by Michel Fucoualt. The results of this study indicate that the governmental power in the Keputih Surabaya Social Cottage controls and disciplines those who are considered PMKS collected according to their deviations, people are gathered with those who are considered the same in the barracks, which ultimately creates disciplinary power or Body discipline in the Keputih Surabaya Social Cottage, souls that are controlled and controlled to be used by state interests through state apparatus. Power take place normally through something more positive and produce something. By means of praise, rewards and confinement systems or barracks that are always locked. Through these three things the planting of values in the individual's body is made into useful individuals in the Keputih Surabaya Social Cottage Environment as well as cleaning barracks, washing each client's clothes, washing all clients' dishes, and instructing officers, including normal and psychotic elderly. Without any rebellion without being normal, the people automatically and controlfully understand everything they have to do in their daily lives that are called by Foucault as disciplinary power. Then I observe that Keputih Surabaya Social cottage with the service which today that is given by the social cottage, I observe that the social cottage just as place that received with entirely of service form that was given. Keyword: Govermentality, Disiplinary power

Detail Jurnal