Detail Karya Ilmiah

  • Pola Interaksi Komunitas Muslimah Bercadar (KMB) Dengan Orang Baru Dikenal Di Bangkalan
    Penulis : Nur fadhilah
    Dosen Pembimbing I : Bangun Sentosa Dwi Haryanto,Ph.D
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola interaksi komunitas muslimah bercadar dengan orang baru dikenal dan juga untuk mengetahui faktor apa yang dialami komunitas muslimah bercadar (KMB) saat melakukan interaksi dengan orang baru dikenal. Subjek dari penelitin ini adalah angota komunitas muslimah bercadar yang sudah bergabung dengan komunitas ini minimal1 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi digunakan untuk mengungkapkan dan menjelaskan dari sebuah kasus atau peristiwa tertentu dengan prespektif peneliti. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipan dan wawancara secara mendalam serta dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria yang sudah ditentukan oleh peneliti. Teknik analisis data menggunakan analisis data Miles Huberman yaitu mereduksi data (mengumpulkan data), meringkas data (model data) dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dalam melakukan interaksi dengan orang baru dikenal tersebut merasa kesulitan karena mereka menggunakan cadar. Mereka berinteraksi dengan menggunakan beberapa simbol seperti gerakan bahasa tubuh atau gerakan isyarat lainnya, agar orang tersebut yang berinteraksi dengan mereka mengerti apa yang sedang dibicarakan. Anggota komunitas ini menggunakan simbol saat melakukan interaksi karena ekspresi wajah mereka yang tertutupi oleh cadar yang mereka gunakan. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead, karena teori ini relevan dengan hasil penelitian bahwa ada beberapa simbol yang digunakan dalam melakukan sebuah interaksi dengan orang baru dikenal tersebut. Simbol yang digunakan yaitu dengan gerakan bahasa tubuh seperti halnya gerakan isyarat mata, melantangkan suara dan lain sebagainya. Kata Kunci : Komunitas, Pola Interaksi, Interaksionisme Simbolik, Bangkalan ?

    Abstraction

    This study aimed to know about how the interaction pattern between veiled moslem women with stranger (a person they just met). The subject of this study was the member of veiled moslem women community who has joined the community minimally for a year. This research used qualitative method with descriptive approach which were used to show and explain about a case or certain thing with the writer’s perspective. The data collection method were participant observation and deep interview, also documentation. The informants were chosen by using purposive sampling method with some criteria that has been determined by the writer. The technique of analysis data used the data analysis of Miles Huberman. Those were data reduction, model data, and conclusion. The technique of checking the validity by using source of triangulation source. The result of this study showed that in doing an interaction with other people, the moslem women who wore veil felt difficult because of it. They interact by using some symbols such body movement, body language, or any other kind of symbolic style to do the interaction and people can understand thing that might be talked. The members of the community used the symbolic way to interact because their face’s expressions were covered by the veil. This research used interactionism theory and from George Herbert mead because this theory was relevant with the result of this research that there were many symbols that is used to talk to stranger. The symbols that were used were body language like the symbol of eye s, speak louder, etc. Keyword: community, interaction pattern, the interactionism symbol, Bangkalan

Detail Jurnal