Detail Karya Ilmiah

  • PENGARUH PEMBIAYAAN MODAL KERJA, INVESTASI DAN KONSUMSI TERHADAP NON PERFORMING FINANCING PADA BPRS DI INDONESIA
    Penulis : Faikur Rahman
    Dosen Pembimbing I : Prof. Dr. H.M Nizarul Alim, M.Si., Ak., CA
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    Abstrak Perbankan syariah bertindak sebagai intermediasi (perantara) antara pihak yang memiliki kelebihan dana dan pihak yang membutuhkan dana dengan melakukan kegiatan berupa menghipun dana berupa tabungan atau investasi dalam bentuk deposito dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pembiayaan. Setiap jenis pembiayaan memiliki risikonya masing-masing maka dari itu bank perlu memperhatikan penilaian atas pembiayaan yang diberikannya untuk menghindari risiko gagal bayar yang tinggi dari penyaluran pembiayaan yang kurang efisien karena pengalokasian dana yang tepat menjadi sangat penting bagi kesehatan bank. Salah satu yang menjadi perhatian utama dari risiko pembiayaan adalah adanya risiko gagal bayar yang dilakukan atau biasa disebut dengan istilah Non Performing Financing. Non Performing Financing dapat ditelusuri dengan melihat potensi dari pembiayaan yang disalurkan seperti tujuan seperti Modal Kerja, Investasi dan Konsumsi. Kata Kunci: Pembiayaan Modal Kerja, Investasi dan Konsumsi, Non Performing Financing

    Abstraction

    Abstract Islamic banking acts as an intermediary (intermediary) between parties who have excess funds and those who need funds by carrying out activities in the form of resisting funds in the form of savings or investments in the form of deposits and channeling them back in the form of financing. Each type of financing has its own risks, therefore banks need to pay attention to the assessment of the financing provided to avoid the high risk of default from the distribution of inefficient financing because the proper allocation of funds is very important for the health of the bank. One of the main concerns of financing risk is the risk of default or what is referred to as Non Performing Financing. Non Performing Financing can be traced by looking at the potential of disbursed financing such as destinations such as Working Capital, Investment and Consumption. Keywords: Working Capital Financing, Investment and Consumption, Non Performing Financing

Detail Jurnal