Detail Karya Ilmiah

  • Pengurangan Rework dengan Pendekatan Manajemen Risiko beserta Analisis Biaya Kualitas pada Proses Produksi Furniture dengan Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) (Studi Kasus: PT.Romi Violeta, Sidoarjo)
    Penulis : Arroh Ulifah
    Dosen Pembimbing I : Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
    Dosen Pembimbing II :Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc., Ph.D.
    Abstraksi

    Kualitas menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan suatu perusahaan dapat bertahan di dunia industri. PT. Romi Violeta menjaga kualitas produknya dengan melakukan uji kualitas pada semua produk yang akan dikirim ke konsumen. Meskipun telah dilakukan uji kualitas pada produknya, masih terdapat konsumen yang menerima produk cacat. Untuk mengurangi kecacatan produk, dilakukan dengan pendekatan manajemen risiko. Manajemen risiko adalah metode dimana suatu organisasi dapat mengidentifikasi permasalahan dengan pendekatan manajemen yang komprehensif dan sistematis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Seventools dan House Of Risk (HOR). Metode House Of Risk (HOR) fase 1 digunakan untuk mencari risk agents yang harus diprioritaskan dengan melihat nilai Agregate Risk Potential (ARP). Selanjutnya nilai ARP digunakan sebagai input pada House Of Risk fase 2 untuk mencari strategi mitigasi yang dapat diterpakan di perusahaan. Berdasarkan identifikasi kejadian risiko terdapat 24 kejadian risiko pada proses produksi dan terdapat 21 penyebab risiko (risk agents). Penyebab risiko yang harus diprioritaskan yaitu 10 penyebab risiko dengan nilai ARP tertinggi sebesar 2699 yaitu operator mengabaikan SOP. Sehingga penyebab risiko tersebut harus diprioritaskan untuk diperbaiki. Kata kunci: Manajemen Risiko, Seventools, Agregate Risk Potential (ARP), dan House Of Risk (HOR).

    Abstraction

    Quality becomes one of the important factors that make a company can survive in industrial world. PT. Romi Violeta maintains the quality of its products by conducting quality tests on all products to be delivered to consumers. Despite the quality test on its products, there are still consumers who receive defective products. To reduce product defect, be done with risk management approach. Risk management is a method by which an organization can identify problems with a comprehensive and systematic management approach. The method used in this research is Seventools and House Of Risk (HOR). The Phase 1 House Of Risk (HOR) method is used to search for risk agents that must be prioritized by looking at the value of Agregate Risk Potential (ARP). Furthermore, the ARP value is used as input to House Of Risk phase 2 to find mitigation strategies that can be applied in the company. Based on the identification of risk events there are 24 risk events in the production process and there are 21 risk causes. The cause of risks that must be prioritized are the 10 causes of risk with the highest ARP value of 2699 ie the operator ignores the SOP. So the cause of these risks should be prioritized for improvement. Keywords: Risk Management, Seventools, Agregate Risk Potential (ARP), and House Of Risk (HOR).

Detail Jurnal