Detail Karya Ilmiah

  • ANALISIS STRATEGI BERSAING INDUSTRI KERUPUK UDANG KWANYAR BANGKALAN (STUDI KASUS: UD. LISA CHAYANK, KWANYAR BANGKALAN)
    Penulis : IKA RAHMANIA
    Dosen Pembimbing I : Iffan Maflahah,S.TP.,M.Si
    Dosen Pembimbing II :Ir. Umi Purwandari, M.App.Sc. Ph.D
    Abstraksi

    ABSTRAK Industri Kerupuk di Bangkalan sebanyak 94 industri yang mana tersebar di beberapa kecamatan. Agroindustri kerupuk udang bagi masyarakat pesisir merupakan aktivitas ekonomi yang mampu membantu pendapatan daerah. Salah satu industri kerupuk terletak di Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini dilakukan di UD.Lisa Chayank Kwanyar Bangkalan, pada penelitian ini menggunakan metode IFE , EFE, CPM, SWOT, IE, dan QSPM. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 8 faktor eksternal yang dapat mempengaruhi industri kerupuk diantaranya yaitu: Potensi pasar semakin meningkat, Masyarakat menyukai kerupuk, Perkembangan teknologi, Memberikan lapangan pekerjaan, Fluktuasi harga bahan baku, Pesaing semakin banyak, Harga produk pesaing lebih murah, Jumlah pemasok bahan baku yang berkurang pada saat musim penghujan, sedangkan terdapat 12 faktor internal yang dapat mempengaruhi pengaruhi industri kerupuk yaitu: Rasa kerupuk khas udang, Sudah memiliki label pada kemasan, Sudah memiliki pelanggan, Akses mudah menuju industri, Produk yang beragam, Sanitasi terjamin, Belum mempunyai izin, Tidak ada promosi, Tidak terdapat catatan hasil penjualan, Harga yang relatif mahal, Hanya terdapat 2 lokasi pemasaran yaitu: Indah swalayan, Proses produksi manual. Hasil dari analisis QSPM terdapat 10 strategi yang menjadi prioritas yaitu: Mengembangkan produk atau menciptakan produk baru, Lebih gencar melakukan promosi, Menambah lokasi pemasaran, Mempertahankan kualitas kerupuk udang, Lebih banyak kenalan pemasok bahan baku kerupuk udang dan lain sebagainya. Kata Kunci: IFE, EFE,CPM, SWOT dan QSPM

    Abstraction

    ABSTRACT There are 94 crakers industry in Bangkalan which spread in some districts. Shrimp crackers agroindustry for coastal society is the economic activity that can increase the income. One of the crackers industry is location in the district Kwanyar Bangkalan. This study was conducted in UD.Lisa Chayank Kwanyar Bangkalan using IFE, EFE, CPM, SWOT, IE, and QSPM method. The result of this research is there are 8 external factors that can affect the crackers industry. Those are: The marketing potency more increased, The society likes crakers, The tecnological progress, The price fluctuation of the basic materials, The price in the contenders is cheaper & nbsp; The number of suppliers for the  basic materials were reduced at a time when the rainy season, while there are 12 internal factor can affect the crakers industr. Those are: The taste of the crakers is   totally shrimp taste, It’s have a label on the packing, It is been having customers, The access to the industry is easy, The varian of the product,&nsbp;, The guarentee of the saniation,Having no permission, There is no promotion, There is not the  sale note, The price is relatively expensive, There are only two marketing place such as: Indah Swalayan, The production procces is manual. There result of the QSPM showed that there are 10 strategy that priority, Those are : Increasing the product or creating a new product, Over vigorous do promotion, Adding the number the marketing place, Keeping the quality of shrimp crackers, Over a lot of acquaintances suppliers of the basic materials crackers shrimp and so on. Key Word : IFE, EFE, CPM, IE, SWOT and QSPM.

Detail Jurnal