Detail Karya Ilmiah

  • Profil Dan Determinan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Provinsi Jawa Timur
    Penulis : Moh. Samsu Rizal
    Dosen Pembimbing I : Dr. Mohtar Rasyid, SE., M.Sc.
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    Ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan nasional khususnya penyelenggaraan pangan. Tolak ukur pencapaian ketahanan pangan pada lingkup rumah tangga adalah terjaminnya akses fisik dan ekonomi terhadap pangan. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi/tingkat ketahanan pangan rumah tangga serta kondisi ketahanan pangan di setiap daerah di Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan indikator konsumsi energi dan pangsa pengeluaran, sehingga dari penelitian ini dapat menghasilkan data dan informasi tentang situasi pangan di Jawa Timur sekaligus sebagai bahan untuk pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan penyelenggaraan pangan. Data yang digunakan bersumber dari data IFLS 5 (Indonesia Family Life Survey) dan beberapa data pendukung lainnya. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan regresi logistik ordinal dengan sampel 1959 rumah tangga di Jawa Timur. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola konsumsi rumah tangga di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2014 masih didominasi oleh kelompok atau komoditi padi-padian yaitu beras. Tingkat pengeluaran konsumsi beras terbesar kedua setelah konsumsi lauk-pauk. Status ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2014 masih didominasi oleh rumah tangga kurang pangan dengan presentase pangsa pengeluaran (41%) dan kecukupan energi (52%). Ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Jawa Timur dipengaruhi oleh jumlah anggota rumah tangga, pendapatan perkapita, umur kepala rumah tangga, pendidikan kepala rumah tangga, dan dummy penerimaan raskin. Kata Kunci : Pangsa Pengeluaran, Kecukupan Energi, Ketahanan Pangan Rumah Tangga

    Abstraction

    Food security is an important issue in the national development, especially in the food management. The benchmark of food security achievement in a household is the guaranteed of physical and economic access towards food. Hence, this research is aimed to investigate the condition/ level of household food security in each region of East Java province by using the energy adequacy and expenditure share indicators. In addition, this research could be resulting a data and information about food situation in East Java as well as the material for local government in determining the food management policy. Besides, the obtained data was taken from the IFLS 5 (Indonesia Family Life Survey) and other supporting data. The employed analysis was using descriptive analysis and ordinal logistic regression which involved 1959 samples of household in East Java. The research finding showed that the consumption pattern of household in East Java province was still dominated by a group or grain commodity (rice) in 2014 which was showed by the second biggest level of rice consumption expenditure after side dishes consumption. Furthermore, in 2014, the status of household food security in East Java province was still dominated by the lack of food in a household which was marked by the percentage of expenditure share (41%) and the energy adequacy (52%). In conclusion, the household food security in East Java province was influenced by the number of household members, income per kapita, age of household head, education of household head, and dummy raskin receiver. Key Words: Expenditure Share, Energy Adequacy, Household Food Security

Detail Jurnal