Detail Karya Ilmiah

  • MAKNA WARANGGANA (SINDEN) DALAM KESENIAN TAYUB DI DUSUN NGRAJEK DESA SAMBIREJO KECAMATAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK
    Penulis : Brian Ekivana Willem
    Dosen Pembimbing I : Bangun Sentosa D.H, S.Sos., M.Si., Ph.D
    Dosen Pembimbing II :-
    Abstraksi

    Waranggana merupakan salah satu tokoh atau ikon paling penting dalam sebuah pertunjukan tayub atau keberlangsungan kelompok Tayub. Dan dusun Ngrajek sendiri merupakan sebuah daerah di wilayah Kabupaten Nganjuk yang dikenal sebagai pusatnya Waranggana. Masyarakat yang hidup di daerah tersebut sangat memahami seluk beluk dari kehidupan Waranggana Tayub. Sudut pandang mereka dalam memaknai Waranggana juga sangat beragam. Sehigga peneliti bertujuan untuk menganalisis makna Waranggana dalam kesenian Tayub yang ada di Dusun Ngrajek Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk serta pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat desa Sambirejo di kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan pendekatan dengan melaksanakan teknik wawancara mendalam dengan proses semi terstruktur dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, serta dokumentasi dalam bentuk catatan. Dalam pelaksanaan analisis data, peneliti menggunakan tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Waranggana merupakan sosok sentral yang menjadi pusat perhatian dalam pertunjukan Tayub. Sehingga merka harus tampil semenarik mungkin agar dapat memuaskan penggemarnya. Kebanyakan orang menganggap bahwa seorang Waranggana merupakan wanita penggoda. Sehingga, citra seorang Waranggana di tengah masyarakat menjadi buruk dan rendah. Dan pada dasarnya, waranggana merupakan simbol untuk menunjukkan rasa syukur terhadap rejeki yang diberikan oleh Tuhan. Kata Kunci: Makna, Waranggana, Sinden, Kesenian Tayub, Nganjuk

    Abstraction

    Waranggana is one of the most important figure or icon in a tayub performance or the continuity of tayub community. Ngrajek is a village in Nganjuk regency which is well-known as the central of Waranggana. People who live in that region do understand about the brief history of Waranggana tayub. There are kinds of their views in understanding Waranggana. So, the reseacher aims to analyze the meaning of Waranggana in Ngrajek, Sambirejo village, Tanjunganom district, Nganjuk regency and also its influence toward the peoples cultures in Sambirejo Village, Nganjuk regency. this research uses qualitative method with case studying approach. In collecting the data, this study uses the deep interview approach by using semi-structured process with the informant who have been chosen by Purposive sampling way and also a written documentation. In the process of analyzing the data, the researcher uses 3 parts of things. Those are reducing the data, the data presentation and drawing its conclusion and veryfication. the result of this study shows that Waranggana is a speacial central point of Tayub that become the main attention. So, they have to perform or show their best in order to interest and satisfy their fans. Most people consider that a Waranggana is a gadfly. So, the image of a Waranggana is bad and subordinate amid the community. Basicly, Waranggana is a symbol of being grateful toward the prosperity that has given by god. Keywords: Meaning, Waranggana, Sinden, Tayub Art, Nganjuk

Detail Jurnal