Detail Karya Ilmiah

  • PENERAPAN METODE TOPSIS UNTUK PENENTUAN PEMBERIAN BANTUAN RESTRUKTURISASI MESIN ATAU ALAT KE INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM)
    Penulis : Ainul Yaqin
    Dosen Pembimbing I : Mula'ab, S.Si., M.Kom
    Dosen Pembimbing II :Eza Rahmanita, S.T., M.T
    Abstraksi

    Banyaknya jumlah IKM (Industri Kecil Menengah) yang masuk kedalam data calon penerima bantuan Restrukturisasi Mesin di DISPERINDAG BANGKALAN menyebabkan adanya kesulitan dalam menentukan IKM yang tepat untuk penerimaan bantuan tersebut, dimana proses penyaluran yang dilakukan secara manualpun dirasa belum cukup efektif untuk diterapkan. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu metode yang dirancang kedalam sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat mencakup kriteria-kriteria penilaian serta mampu menyimpan data-data yang berkaitan dengan pemilihan Industri Kecil Menengah (IKM) di Bangkalan. Dari sekian banyak metode yang dapat dilandaskan untuk sistem pendukung keputusan terdapat satu metode yang dianggap tepat, yakni Metode TOPSIS (Technique For Order Reference by Similarity to Ideal Solution). TOPSIS memiliki konsep dimana alternatif (kandidat) yang terpilih merupakan alternatif terbaik yang memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Hasil dari penentuan kriteria pemilihan didapatkan tujuh kriteria yang digunakan yaitu Investasi, Tenaga Kerja, Legalitas Usaha, Izin Industri, Sertifikat SNI, Partisipasi dan Mesin.Penerapan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar khususnya kepada pihak DESPERINDAG dalam sisi eferktifitas dan efisiensi waktu.

    Abstraction

    A large amount of IKM (Small and medium industries) recorded into beneficiary candidates for machine restructurisation data in DISPERINDAG BANGKALAN causes of difficulties in specifying the appropriate IKM for the charity. In addition, the distribution process done manually doesn't seem to be effective. Therefore, it is required a method designed into a decision support system that comprises of assessment criteria and able to store data of the selection of Small and Medium Industry (IKM) in Bangkalan. Among dozens of the existing methods, the only method that suits best to this issue is TOPSIS method (Technique For Order Reference by Similarity to Ideal Solution). TOPSIS has a concept where all alternative candidates chosen are the best alternative that has the shortest distance from the ideal positive solution and the furthest distance from the ideal negative solution. The result of determining the selection criteria has generated seven criteria used: Investment, Labor, Business Legality, Industrial Permit, SNI Certificate, Participation, and Machine. this application is aimed to give a great contribution especially, to the DESPERINDAG in terms of effectivity and efficiency of time.

Detail Jurnal