Detail Karya Ilmiah

  • Pengaruh Perbedaan Salinitas Terhadap Viabilitas Bakteri Pseudomonas aeruginosa
    Penulis : ANISA SOPIYANTI
    Dosen Pembimbing I : Dr. Apri Arisandi, S.Pi., M.Si
    Dosen Pembimbing II :Maulinna Kusumo Wardhani., S.Kel. M.Si
    Abstraksi

    Rumput laut atau alga merupakan tumbuhan laut yang tidak dapat dibedakan antara akar, daun dan batang. Kondisi perairan laut yang fluktuatif dan cenderung ekstrim menyebabkan rumput laut mudah terserang penyakit ice-ice. Munculnya bercak putih pada thallus rumput laut Eucheuma cottonii yang terinfeksi penyakit ice-ice diduga disebabkan oleh bakteri patogen yaitu Pseudomonas aeruginosa. Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap viabilitas bakteri Pseudomonas aeruginosa dan untuk mengetahui pada salinitas berapakah bakteri Pseudomonas aeruginosa tidak dapat tumbuh. Bakteri diidetifikasi sampai tingkat spesies melalui uji biokimia dengan acuan buku identifikasi (Holt et.al 1994). Viabilitas diamati dengan menanam bakteri pada media TSA plate dengan salinitas 30, 32, dan 34 ppt dengan 3 kali pengulangan, dan untuk uji konfirmasi bakteri di tanam pada media TSA miring dengan kadar salinitas 0, 20, 40, 60, 80, dan 100 ppt. Hasil yang diperoleh menunjukan bakteri tumbuh dengan normal pada hampir semua media uji kecuali pada media 100 ppt, hal ini menunjukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri yang bersifat halofilik atau dapat tumbuh baik pada kadar salinitas yang tinggi. Kata Kunci: Eucheuma cottonii, ice-ice, Pseudomonosa aeruginosa,Viabilitas.

    Abstraction

    Seaweed or algae is marine plants that can’t be distinguished between roots, leaves and stems. The conditions of marine waters that fluctuate and tend to extremes can cause seaweed susceptible to ice-ice disease. The appearance of white patches on infected Eucheuma cottonii seaweed thallus is estimated as ice-ice disease which is caused by pathogenic bacteria of Pseudomonas spp. The objectives of this research is to determine the effect of salinity difference to viability of bacteria Pseudomonas spp. and to know on what salinity is the bacterium Pseudomonas spp. that can’t grow. Bacteria were identified to the species level through biochemical tests that used reference of Identification book (Holt et.al 1994). Viability was observed by planting bacteria on TSA plate medium with salinity 30, 32, and 34 ppt with 3 repetitions, and for bacterial confirmation test in planting on TSA tilting with salinity 0 ppt, 2 ppt, 4 ppt, 6 ppt, 8 ppt, And 10 ppt. The results showed that bacteria grew normally in almost all test media except in 10 ppt media, this showed that Pseudomonas aeruginosa bacteria were halophilic bacteria or could grow well at high salinity levels. Keywords: Eucheuma cottonii, ice-ice, Pseudomonosa aeruginosa, Viability.

Detail Jurnal