Detail Karya Ilmiah

  • DAYA SAING DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BIJI KAKAO (Cocoa beans) INDONESIA KE MALAYSIA DALAM SKEMA CEPT-AFTA
    Penulis : Rohmatun Ni'mah
    Dosen Pembimbing I : Dr. Teti Sugiarti, S.P. M.Si.
    Dosen Pembimbing II :Dr.ir. Slamet Subari, M.Si.
    Abstraksi

    Salah satu komoditi ekspor Indonesia yang potensial di kawasan ASEAN khususnya di Malaysia adalah biji kakao. Pemberlakuan skema CEPT-AFTA dapat menjadi peluang untuk meningkatkan ekspor biji kakao Indonesia, namun dalam perkembangannya ekspor biji kakao Indonesia ke Malaysia fluktuatif yang dipengaruhi oleh daya saing dan beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui daya saing biji kakao (Cocoa beans) Indonesia di pasar Malaysia sebelum dan sesudah berlakunya skema CEPT-AFTA. 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi volume ekspor biji kakao (Cocoa benas) Indonesia ke Malaysia. Metode yang digunakan yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk menganalisis daya saing ekspor biji kakao Indonesia ke Malaysia dan metode regresi linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor biji kakao Indonesia di Pasar Malaysia. Hasil dari analisis RCA menunjukkan bahwa biji kakao Indonesia di Pasar Malaysia memiliki daya saing (nilai RCA> 1) namun mengalami penurunan daya saing setelah diberlakukannya CEPT-AFTA. Hasil estimasi analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor biji kakao Indonesia di pasar Malaysia adalah produksi biji kakao Indonesia, harga ekspor biji kakao Indonesia ke Malaysia , dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika. Sedangkan nilai RCA dan tarif (dummy CEPT-AFTA) tidak berpengaruh.

    Abstraction

    One of Indonesian export commodities of potential in ASEAN especially Malaysia is cocoa beans. CEPT-AFTA scheme can be an opportunity to increase Indonesian cocoa beans export. However, in the development of cocoa beans exports show a fluctuative growth which may be affected by competitiveness and several factors. This research aims to: 1) Identified Indonesian cocoa beans export competitiveness in Malaysia before and after the implementation of CEPT-AFTA, (2) Identify the factors affecting Indonesia’s cocoa beans export to Malaysia. Revealed Comparative Advantage (RCA) method used to analyze the competitiveness of Indonesian cocoa beans exports in Malaysia market and multiple linear regression model to analyze the factors that affect Indonesian cocoa beans exports to Malaysia. The RCA result shows that Indonesian cocoa beans in Malaysia market is competitiveness (RCA>1) but decline in competitiveness after the implementation of the CEPT-AFTA. The estimation results of multiple linear regression method showed that factors affecting Indonesian cocoa beans exports to the Malaysian market is Indonesian cocoa beans production, the price of cocoa beans exports from Indonesia to Malaysia, and Rupiah exchange rate to US$ dollar. While the value of RCA and CEPT-AFTA have no effect.

Detail Jurnal