Detail Karya Ilmiah

  • PENGARUH PEROMPESAN DAUN TERHADAP PRODUKSI BUNGA PACAR AIR (Impatiens balsamina L.)
    Penulis : CHUSNUL ARIFAH
    Dosen Pembimbing I : Ir. Sinar Suryawati, M. Si.
    Dosen Pembimbing II :Dr. Agr. Eko Setiawan, S. P., M. Si.
    Abstraksi

    Pacar air (Impatiens balsamina Linn.) merupakan tanaman hias yang berkhasiat obat khususnya bunga yang berkhasiat sebagai antihistamin, anti alergi, dan antipuritik. Perompesan merupakan kegiatan membuang bagian tanaman untuk meningkatkan produksi bunga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perompesan terhadap produksi bunga pacar air. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan perompesan yaitu : P1 (kontrol atau 0% perompesan), P2 (1:2 atau 33% perompesan), P3 (1:1 atau 50% perompesan), P4 (2:1 atau 50% perompesan). Aplikasi perlakuan pertama dilakukan pada umur 35 HST dan yang kedua dilakukan pada umur 42 HST. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Ansira kemudian dilanjutkan dengan uji BJND pada taraf 5%. Perlakuan perompesan dengan pola yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan bobot kering bunga, namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang, jumlah daun, waktu terbentuk bunga pertama, jumlah bunga, tinggi tanaman, jumlah ruas, panjang ruas batang, luas daun per tanaman, luas daun rompes, dan bobot kering total tanaman. Perlakuan perompesan dengan pola 1:2 atau 33% daun dirompes (P2) berbunga lebih cepat dan menghasilkan diameter batang, produksi bunga serta bobot kering bunga yang lebih tinggi dibandingkan perompesan 50% (P3) dan 67% (P4). Kata kunci : Bunga Pacar air (Impatiens balsmina L.), Produksi bunga, Perompesan

    Abstraction

    Impatiens balsamina L. is an ornamental plant that could potentially as medicine especially on leaf part which capable of antihistamin, antialergic and antipuritic. Defoliation is an activity to reduce some part on plant, so the produce of flower can increased. This research is conducted to know the influence of defoliation of production of balsam flower (Impatiens balsamina L.). It is conducted in Agrotechnology Department of Faculty of Agriculture Universitas Trunojoyo Madura by using completely random ensemble with 4 treatments of defoliation that are: P1 (Control or 0% defoliation), P2 (1:2 or 33% defoliation), P3 (1:1 or 50% defoliation), P4 (2:1 or 67% defoliation) that are repeated 5 times. Implementation of first treatment is implemented when the plant is at 35 DAP (day after plant) then the implementation of second is at 42 DAP. Data which are obtained are analyzed then by using Ansira and continued by DMRT test at 5% rate. Defoliation treatment with different pattern was not give real influence toward number of branches, number of leaves, time of flower’s first blooming, produce of flower, height of plant, number of nodes, length of nodes, leaf area per plant, leaf area defoliated, and total dry mass of plant. Defoliation treatment with pattern 1:2 or 33% defoliation (P2) give flower blooming faster and deliver stem diameter, produce of flower and dry mass of flower higer than 50% defoliation (P3) and 67% defoliation (P4) Keywords: Balsam flower (Impatiens balsmina L.), Flower production, Defoliation

Detail Jurnal