Detail Karya Ilmiah

  • PENGARUH PUPUK UREA DAN KCl TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KRETEK MADURA
    Penulis : Sulis Purnama Sari
    Dosen Pembimbing I : Ir. Amin Zuchri, M.P
    Dosen Pembimbing II :Dr.Ir. GIta Pawana, M.Si
    Abstraksi

    ABSTRAK Jagung merupakan komoditas pangan kedua setelah padi di Jawa Timur dengan rata-rata produktivitas 4,80 ton perhektar sedangkan rata-rata produktivitas jagung di Madura 2.15 ton perhektar. Produktivitas ini sangat yang rendah dibandingkan dengan produktivitas rata-rata di Jawa Timur. Hasil tanaman jagung (Zea Mays) diawali dengan kemampuan tanaman dalam penyerapan unsur hara. Pemupukan yang berimbang memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan hasil tanaman jagung. Penambahan unsur hara dapat dilakukan dengan cara penambahan pupuk. Pupuk nitrogen dan kalium merupakan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dengan jumlah yang cukup besar dan saling berkaitan. Fungsi hara N sebagai bahan sintesis klorofil, asam amino dan protein sedangkan kalium berfungsi sebagai aktifitas enzim pada sintesis karbohidrat dan protein serta meningkatkan translokasi fotosistat dari daun. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April 2017. Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap factorial dengan perlakuan dosis pupuk Urea yaitu : A0 (0 g/pot), A1 (0,28 g/pot), A2 (0,54 g/pot), A3 (0,82 g/pot) dan dosis pupuk KCl yaitu : B0 (0 g/pot) dan B1 (0,28 g/pot). Hasil analisis sidik ragam dilanjutkan dengan BNJD 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk Urea dengan dosis A3 (0,82 g/pot) dan dosis pupuk KCl dengan dosis B1 (0,28 g/pot) memberikan nilai rata-rata tertinggi pada semua parameter. Serta terdapat interaksi pemupukan Urea dan KCl pada parameter berat kering perlakuan A2B1 pada 4 MST dan interaksi terjadi pada munculnya bunga betina perlakuan A3B1. Kata Kunci: dosis pupuk Urea, pupuk KCl, Jagung Kretek Madura

    Abstraction

    ABSTRACT The Corn is second food commodity after rice in East Java with an average productivity of 4.80 ton/hectare while the average productivity of corn in Madura 2.15 ton/hectare. This productivity is very low compared to the average productivity in East Java The results of corn crops (Zea Mays) is started with the ability to grow of plants in the absorption of nutrients. The balanced fertilization plays is an important role in efforts to improve the yield of corn crops. The addition of nutrients can be done by adding fertilizer. The nitrogen and the potassium fertilizer is a nutrient that is needed by plants with a large number and are related. N nutrient function as a synthesis material of chlorophyll, amino acid and protein while potassium acts as enzyme activity in carbohydrate and protein synthesis and improves the translocation of photos stat from leaf. This research is done conducted at agro technologyexperimental garden,Faculty of Agriculturein Universityof Trunojoyo Madura. This experiment is done from January to April 2017. This experiment uses a complete randomized factorial design with Urea fertilizer dosage treatment ie: A0 (0 g / pot), A1 (0.28 g / pot), A2 (0.54 g / pot), A3 (0.82 g / pot) and KCl fertilizer dose ie: B0 (0 g / pot) and B1 (0.28 g / pot). The result of the analysis of variance was continued with BNJD 5%. The results of this study showed that the dosage of Urea fertilizer with A3 dose (0.82 g / pot) and the dose of KCl fertilizer with B1 dose (0.28 g / pot) gave the highest average value on all parameters. There was also interaction of Urea and KCl fertilization on parameter of dry weight treatment A2B1 at 4 MST and interaction occurred in the appearance of A3B1 treated female flowers. Keywords: dose of Urea fertilizer, KCl fertilizer, Kretek Madura Corn

Detail Jurnal