Detail Karya Ilmiah

  • KAJIAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) PADA UMUR PANEN YANG BERBEDA
    Penulis : RETNO ANGGRAINI
    Dosen Pembimbing I : Dr. Ir. R. AHMAD SIDQI ZAED ZAENOLLAH M., M.S.
    Dosen Pembimbing II :DIANA NURUS SHOLEHAH, S.Farm., Apt. M.Si
    Abstraksi

    KAJIAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) PADA UMUR PANEN YANG BERBEDA Retno Anggraini1, R. Achmad Sidqi Zaed Zaenollah M2, Diana Nurus Sholehah3. Program Studi Agroteknologi; Fakultas Pertanian; Universitas Trunojoyo Madura Jalan Raya Telang PO BOX 02 Kamal, Bangkalan, Madura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman kemangi pada umur yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2017 di kebun belakang Biofarmaka Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yng terdiri dari 4 perlakuan dan 6 kali ulangan dengan macam umur panen KU1 = 4 MST (Minggu Setelah Tanam), KU2 = 7 MST (Minggu Setelah Tanam), KU3 = 10 MST (Minggu Setelah Tanam), dan KU4 = 12 MST (Minggu Setelah Tanam). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Varian/Anova). Jika berpengaruh dilanjutkan dengan uji BJND pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur panen berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan luas daun) tanaman kemangi tertinggi pada perlakuan umur panen 12 MST (KU4). Sedangkan umur panen juga berpengaruh nyata terhadap produksi tanaman kemangi (berat basah, berat kering, dan minyak atsiri) dengan nilai tertinggi pada perlakuan 12 MST (KU4). Untuk minyak atsiri sendiri cenderung meningkat sampai umur panen 10 MST (KU3) dan mengalami penurunan setelah umur panen tersebut. Hasil minyak atsiri tertinggi pada umur panen 10 MST (KU3) yaitu 1,76 %. Kata Kunci : kemangi, umur panen, pertumbuhan, produksi

    Abstraction

    STUDY THE GROWTH AND PRODUCTION OF BASIL PLANT (Ocimum Sanctum L.) AT DIFFERENT HARVESTING AGES Retno Anggraini1, R. Achmad Sidqi Zaed Zaenollah M2, Diana Nurus Sholehah3. Agrotechnology Studies Program; Faculty of Agriculture; University of Trunojoyo Madura Highway Telang PO BOX 02 Kamal, Bangkalan, Madura ABSTRACT This study aims to determine the growth and production of basil plants at different ages. This research was conducted from October to December 2017 in the back garden of Biofarmaka Faculty of Agriculture Universitas Trunojoyo Madura. This research used non factorial Complete Random Design (RAL) consisting of 4 treatments and 6 replications with harvest age KU1 = 4 WAP (Week After Planting), KU2 = 7 WAP (Week After Planting), KU3 = 10 WAP (Weeks After Planting), and KU4 = 12 WAP (Weeks After Planting). The data obtained were analyzed by using variance analysis (Analysis of Variants / Anova). If forward with BJND test at 5% level. The results showed the age of harvest on growth (plant height, number of leaves, number of branches, and leaf area) of basil plant at 12 WAP harvest age (KU4). While the harvest age also had asignificant effect on basil plant production (wet weight, dry weight, and essential oil) with the highest value at 12 WAP (KU4). For essential oil itself tends to rise until the age of 10 WAP (KU3) harvest and decreased after the age of the meal. The highest yield of essential oil at 10 WAP harvest age (KU3) is 1.76%. Keywords: basil, harvest age, growth, production

Detail Jurnal