Detail Karya Ilmiah

  • PERAN PEREMPUAN DALAM USAHA TERASI RUMAHAN DI DESA MACAJAH KECAMATAN TANJUNG BUMI KABUPATEN BANGKALAN
    Penulis : hamsin
    Dosen Pembimbing I : Dr.Teti Sugiarti.,M.Si
    Dosen Pembimbing II :Novi Diana Badrut Tamami, SP, MP
    Abstraksi

    Penelitian ini dilakukan di Desa Macajah, Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan yang bertujuan untuk mengetahui profil kegiatan, akses, kontrol dan partisipasi perempuan terhadap pendapatan keluarga melalui usaha terasi rumahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kerangka Analisis Gender (KAG). Hasil penelitian menunujukkan bahwa aktivitas reproduktif 100% dilakukan oleh perempuan. Namun perempuan tidak mempunyai akses terhadap kredit lembaga formal dan sangat sedikit sekali akses terhadap informasi. Keikutsertaan perempuan dalam pengambilan keputusan pengelolaan keuangan cukup besar, namun untuk manfaat tidak ada pembagian karena mereka mengganggap sudah milik bersama. Besarnya kontribusi perempuan terhadap pendapatan keluarga yaitu sebesar 37,8%. Alokasi waktu perempuan pada aktivitas mengurus keluarga sebesar (20,8%), usaha terasi sebesar (28,9%), santai bersama keluarga sebesar (16,7%), istirahat sebesar (29,2%), aktivitas sosial sebesar (1,1%) dan waktu luang sebesar (3,3%). Peningkatan akses perempuan terhadap lembaga formal memerlukan kemudahan persyaratan dari pihak lembaga formal. Keterlibatan peran laki-laki dalam aktivitas reproduktif sangat minim. Baiknya perempuan lebih besar lagi rasa ingin tahunya terhadap informasi.

    Abstraction

    This research was conducted in Macajah village, Tanjung Bumi subdistrict, Bangkalan regency with purposed to determine the women’s profile, and participation to their family’s income based on condiment business (terasi). This research used Gender Analysis Framework (KAG) method. The results of the study indicated that the reproductive activity of 100% by women. But women didn’t have access to formal institutions and very little access of information. The participation women in decision made sizeable financial management, but the benefit there wasn’t divison because they were consider already belong together. The amount of contribution of women to the family’s income was equal to 37.8%. The allocation women’s time for family’s care activities (20.8%), the condiment business (28.9%), relax’s time with family (16.7%), rest by (29.2%), social activities amounted to (1.1%), and leisure time was (3.3%). Increasing women's access to formal institutions need the convenience requirements of the formal institutions. The involvement of male’s role in reproductive activities was minimal. The women should be greater curiosity to information.

Detail Jurnal