Detail Karya Ilmiah

  • KESESUAIAN ANTARA ANTROPOMETRI FUNGSIONAL SAAT MELAKUKAN GERAKAN SHALAT DAN UKURAN SAJADAH UNTUK MAHASISWA JAWA DAN MADURA
    Penulis : ILHAM DEFRIONO
    Dosen Pembimbing I : MAHRUS KHOIRUL UMAMI, S.T., M.Sc., Ph.D
    Dosen Pembimbing II :IMRON KUSWANDI, S.T., M.T
    Abstraksi

    Sajadah merupakan sebuah media dari kain yang biasanya memiliki aneka ragam gambar dan pola bernafaskan Islam. Sajadah digunakan sebagai alas shalat, menjaga kebersihan bagian tubuh dan untuk menambah kekhusyukan. Saat ini terdapat berbagai model, motif, dan ukuran sajadah yang secara tidak langsung berdampak terhadap ketidaknyamanan bagi pengguna. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidaksesuaian antara ukuran sajadah dengan pengguna. Akibatnya ketika shalat khususnya shalat berjama’ah shaf menjadi tidak sempurna, karena ukuran sajadah yang dipakai tidak ideal. Oleh sebab itu, perlu dilakukan rekomendasi desain sajadah yang standar dan ideal sesuai ukuran tubuh pengguna berdasarkan antropometri fungsional saat melakukan gerakan shalat menurut riwayat hadits. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan alternatif solusi terhadap permasalahan yang ada di Masyarakat yakni melalui analisis kesesuaian ukuran tempat dan gerakan shalat khususnya posisi sujud berdasarkan antropometri fungsional Mahasiswa Jawa dan Madura. Melalui metode sampling purposive dan observasi langsung pada objek yang diteliti. Maka data-data yang dibutuhkan bisa diperoleh. Kemudian dilakukan pengolahan data yaitu uji kenormalan data, uji T, dan perhitungan nilai persentil. Sehingga dapat menghasilkan usulan ukuran desain sajadah yang ergonomis. Berdasarkan hasil pengolahan data antropometri fungsional didapatkan empat usulan ukuran desain sajadah ergonomis yaitu untuk mahasiswa laki-laki Jawa dan Madura serta mahasiswa perempuan Jawa dan Madura. Ukuran sajadah mini laki-laki Jawa yakni Panjang: 123,5 cm dan Lebar: 44,50 cm. Ukuran sajadah rata-rata laki-laki Jawa untuk Panjang: 136,5 cm dan Lebar: 50,45 cm. Ukuran Ekstrim sajadah laki-laki Jawa didapatkan Panjang: 150 cm dan Lebar 56,5 cm. Selanjutnya ukuran sajadah mini, rata-rata, dan ekstrim untuk laki-laki Madura secara berturut-turut diperoleh Panjang: 123,5 cm dan Lebar: 45,5, Panjang: 135,5 cm dan Lebar: 50,5, Panjang: 145 cm dan Lebar: 57,5 cm. Kemudian ukuran sajadah mini perempuan Jawa, Panjang: 110,5 cm dan Lebar: 43,5 cm. Ukuran sajadah rata-rata perempuan Jawa, Panjang: 120 cm dan Lebar: 50,5 cm. Ukuran sajadah ekstrim perempuan Jawa, Panjang: 130 cm dan Lebar: 57,5 cm. Sedangkan ukuran sajadah mini perempuan Madura diperoleh Panjang: 110,5 cm dan Lebar: 41,5 cm. Ukuran sajadah rata-rata perempuan Madura, Panjang: 120 cm dan Lebar: 48,5 cm. Adapun ukuran sajadah ekstrim perempuan Madura adalah Panjang: 130 cm dan Lebar: 55,5 cm. Ukuran tersebut sudah mempertimbangkan allowance (kelonggaran), sehingga usulan desain sajadah yang dihasilkan sangat ergonomis.

    Abstraction

    Prayer rug is a medium of cloth that usually has a variety of images and patterns breathe Islam. The prayer rugs are used as prayer mats, keeping the body clean and to increase the fervor. Currently there are various models, motifs, and sizes of prayer rugs that indirectly impact on inconvenience to users. One of the main causes is the mismatch between the size of the prayer rug with the user. As a result, when prayers in particular prayer congregation shafat be imperfect, because the size of the worn prayer mat is not ideal. Therefore, it is necessary to make a standard and ideal prayer rug design recommendation according to the user's body size based on functional anthropometry when performing the prayer movement according to the hadith history. This study aims to find alternative solutions to the problems that exist in the society that is through the analysis of the suitability of place size and movement of prayers, especially the prostration position based on functional anthropometry of students of Java and Madura. Through purposive sampling method and direct observation on the object under study. Then the required data can be obtained. Then performed data processing that is data normality test, T test, and calculation of percentile value. So as to produce the proposed sized ergonomic prayer mats. Based on the result of functional anthropometry data processing, there are four suggestions of ergonomic prayer mat design sizes for male students of Java and Madura and female students of Java and Madura. The size of the mini prayer mats male Javanese namely Length: 123,5 cm and Width: 44,50 cm. Prayer rugs size of the average male Javanese for Length: 136,5 cm and Width: 50,45 cm. Extreme Size of Javanese male prayer mat obtained Length: 150 cm and Width 56,5 cm. Furthermore the size of the mini, average, and extreme prayer rugs for Madurese male respectively obtained Length: 123,5 cm and Width: 45,5, Length: 135,5 cm and Width: 50,5, Length: 145 cm and Width: 57,5 cm. Then the size of the female mini java prayer mat, Length: 110,5 cm and Width: 43,5 cm. Average female prayer mat size, Length: 120 cm and Width: 50,5 cm. Javanese extreme prayer mat sizes, Length: 130 cm and Width: 57,5 cm. While the size of female mini prayer mats Madurese obtained Length: 110,5 cm and Width: 41,5 cm. Average prayer mat size of Madurese women, Length: 120 cm and Width: 48,5 cm. The size of the extreme female prayer mat is Length: 130 cm and Width: 55,5 cm. The size is already considering allowance (looseness), so the proposed design of prayer rugs produced is very ergonomic.

Detail Jurnal