Detail Karya Ilmiah

  • KETIMPANGAN PEREKONOMIAN ANTAR WILAYAH DAN POLA PERTUMBUHAN EKONOMI DI PULAU MADURA
    Penulis : RAHADIAN BAGUS PERDANA
    Dosen Pembimbing I : Bondan Satriawan, SE.,M.Econ.St.
    Dosen Pembimbing II :
    Abstraksi

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketimpangan distribusi pendapatan di Pulau Madura serta menganalisis pola dan struktur pertumbuhan ekonomi di Pulau Madura. Teknik analisis yang digunakan untuk mengukur ketimpangan antar wilayah adalah menggunakan alat analisis indeks williamson. Sedangkan untuk melihat gambaran tentang pola dan struktur pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah adalah menggunakan alat analisis tipologi klassen. Hasil penelitian berdasarkan indeks williamson menunjukkan nilai Indeks Williamson di Pulau Madura tahun 2013 sampai 2016 masing-masing sebesar 0,245, 0,258, 0,258, dan 0,252. Nilai tersebut mendekati angka nol yang menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan di Pulau Madura relatif kecil atau merata. Sedangkan berdasarkan analisis tipologi klassen, terdapat empat kriteria daerah berdasarkan pola dan struktur pertumbuhan ekonominya. Pertama daerah cepat maju dan cepat tumbuh adalah Kabupaten Sumenep. Kedua daerah berkembang cepat adalah Kabupaten Pamekasan. Ketiga daerah maju tapi tertekan adalah Kabupaten Bangkalan. Keempat daerah relatif tertinggal adalah Kabupaten Sampang. Kata kunci : ketimpangan, indeks williamson, tipologi klassen

    Abstraction

    This study aims to analyze the condition of income income inequality in Madura Island as well as analyze the pattern and structure of economic growth in Madura Island. The analytical technique used to measure inequality between regions is to use williamson index analysis tools. Meanwhile, to see the description of the pattern and structure of economic growth of each region is to use a tool of analysis of typology klassen. The results based on Williamson index show the value of Williamson Index in Madura Island in 2013 until 2016 are respectively of 0.245, 0.258, 0.258, and 0.252. The value is close to zero indicating that income inequality in Madura Island is relatively small or evenly distributed. Meanwhile, based on klassen typology analysis, there are four criteria based on the pattern and structure of economic growth. First area fast forward and fast growing is Sumenep regency. The two fast growing regions are Pamekasan District. The third area is advanced but depressed is Bangkalan regency. The four relatively left areas are Sampang Regency. Keywords: inequality, williamson index, klassen typology

Detail Jurnal