Detail Karya Ilmiah

  • Studi Aksesibilitas Petani Terhadap Lembaga Keuangan (Kasus pada Petani di Desa Sidodadi Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro)
    Penulis : DHIANON SUPANGGIH
    Dosen Pembimbing I : Slamet Widodo, SP. M.Si
    Dosen Pembimbing II :Mokh. Rum, SP., MP
    Abstraksi

    ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Desa Sidodadi Kecamatan Sukosewu Bojonegoro. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui aksesibilitas petani Desa Sidodadi terhadap lembaga keuangan dan pola perilaku petani dalam akses modal usahatani. Lokasi ditentukan secara purposive, sementara untuk pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Data dianalisis secara kualitatif dengan metode interakitif terdiri dari reduksi data, display data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa petani melakukan akses modal ke Bank BRI, KSP Mitra Usaha, Kelompok Tani, Toko pertanian. Alasan utama peminjaman modal karena masih kurangnya modal pribadi, biaya hidup tinggi, masih tergantung terhadap sektor pertanian. Kendala akses modal yaitu masih belum merata jangkauan kredit ke pedesaan, sumber daya manusia yang belum memadahi. Pola perilaku yang tercipta dari petani adalah pemilik lahan luas dan sedang mayoritas memilih KSP Mitra Usaha dan BRI. Pemilik lahan sempit memilih KSP Mitra Usaha, Kelompok Tani, toko pertanian. Kata kunci: aksesibilitas, petani, lembaga keuangan

    Abstraction

    ABSTRACT This research was conducted in the Sidodadi village, Sukosewu, Bojonegoro districts. The purpose of the study was to determine the accessibility of Sidodadi’s farmer against financial institutions and behavior patterns of farmers in farming capital access. The location chosen purposively, while for sampling method using stratified random sampling. Data were analyzed qualitatively with an interactive method consist of data reduction, data display, making conclusions. The results of the study illustrates that farmers capital access to BRI, KSP Mitra Usaha, farmer groups, farm shop. The main reason of capital lending are insufficient private capital of farmer, high cost of living, it is still dependent on agriculture. Constraint of capital access are still not spread of reach into rural credit, incapable human resources. Behavior patterns which created are large area owner and middle owners majority chose KSP Mitra Usaha and BRI. Small area owner selecting KSP Mitra Usaha, farmer groups, farm shop. Keywords : accessibility, farmers, financial institutions

Detail Jurnal