Detail Karya Ilmiah
-
Tinjauan Yuridis Merek Pada Handphone Supercopy Menurut Undang-undang Merek Dan Undang-Undang Perlindungan KonsumenPenulis : Makruf ArifDosen Pembimbing I : Dr. Djulaeka, S.H.,M.HumDosen Pembimbing II :Dr. Uswatun Hasanah, S.H.,M.HumAbstraksi
Merek merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam dunia perdagangan berkaitan dengan fungsi dari Merek yakni sebagai identifikasi serta petunjuk kualitas dari produk barang atau jasa yang dihasilkan. Seiring dengan perkembangan jaman, pelanggaran terhadap hak atas merek semakin marak dan hal ini dapat berimbas terhadap kerugian yang diderita oleh konsumen. Permasalahan yang diteliti adalah pihak yang memproduksi Handphone supercopy dapat dikatakan melanggar UU Merek dan perlindungan hukum terhadap konsumen yang dirugikan. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach). Handphone supercopy dikatakan melanggar merek karena menurut Pasal 28 Undang-undang Merek handphone supercopy bukan merupakan merek terdaftar. Handphone supercopy tidak diberikan perlindungan hukum oleh Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual. Undang-undang Perlindungan Konsumen sudah memberikan perlindungan hukum terhadap konsumen, jadi konsumen bisa dengan mudah menentukan kepada siapa harus menuntut ganti rugi. Konsumen produk handphone supercopy yang telah dirugikan dengan tidak adanya produk yang tidak sesuai dengan kualitas dapat mengajukan gugatan kerugian kepada pelaku usaha berupa penggantian uang atau penggantian barang yang sesuai dengan kualitas yang diinginkan oleh konsumen.
AbstractionBrand is one of the most important things in the world of trade relating to the functions of the brand as well as user identification quality of goods or services produced. Along with the development, violation of the rights to the brand increasingly prevalent and it could be impact on the losses suffered by consumers. Problems studied are those that produce supercopy mobile can be said violation to the Trademark Law and legal protection to the consumers who are disadvantaged. The method used is to use a kind of normative legal research to approach legislation (statute approach). Supercopy mobile said to violate the brand because according to the article 28 of the Law Trademark supercopy mobile phone is not a registered brand. Supercopy mobile does not given legal protection by the Directorate General of Intellectual Property Rights. Consumer Protection Law have been given legal protection to consumers, so consumers can easily determine who to sue for damages. Consumer supercopy mobile products that have been harmed by the absence of a product that does not match the quality can file a lawsuit losses to businesses in the form of reimbursement or replacement of the goods in accordance with the quality desired by consumers.