Detail Karya Ilmiah

  • RESPON TANAMAN BAYAM MERAH (amararanthus gengeticus L.) TERHADAP JENIS PUPUK ANORGANIK
    Penulis : Wahyu Fitriana
    Dosen Pembimbing I : Ir. Sinar Suryawati, M.Si
    Dosen Pembimbing II :Dr. Ir. R. Ahmad Sidqi Zaed ZM, MS
    Abstraksi

    Wahyu Fitriana. NIM. 090311100028. Respon Tanaman Bayam Merah (Amaranthus gengeticus L.) Terhadap Jenis Pupuk Anorganik. Dibawah bimbingan Ir. Sinar Suryawati, M.Si dan Dr. Ir. R. Ahmad Sidqi Zaed ZM, MS Bayam merah (Amaranthus gangeticus L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomis dan kandungan gizi tinggi. Nutrisi yang terkandung meliputi vitamin A (beta-karoten), vitamin C, riboflavin, asam amino, tiamin dan niasin serta mineral kalsium dan zat besi yang sangat penting untuk mengatasi anemia. Nilai ekonomis dan gizi tanaman bayam merah terutama ditentukan oleh bagian batang dan daunnya, dimana tingkat produksi bagian tanaman tersebut tergantung pada pemenuhan kebutuhan unsur hara yang diperlukannya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui jenis pupuk anorganik yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman bayam merah. Penelitian ini dilaksanakan bulan Agustus sampai Oktober 2013 di Desa Keleyan, Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Madura dengan jenis tanah mediteran pada ketinggian + 4,2 meter dpl. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok satu faktor yaitu perlakuan aplikasi : (P1) pupuk Urea 0,10 ton/ha, (P2) pupuk ZA 0,35 ton/ha, (P3) pupuk Urea 0,10 ton/ha + SP36 0,15 ton/ha, (P4) pupuk ZA 0,35 ton/ha + SP36 0,15 ton/ha, dan (P5) pupuk NPK 0,40 ton/ha. Analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam yang dilanjutkan dengan Uji BNT (5%). Perlakuan jenis pupuk berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, total bobot basah dan total bobot kering per tanaman. Perlakuan pemberian pupuk NPK dosis 0,40 ton/ha menunjukkan pertumbuhan dan hasil terbaik dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Kata kunci: bayam merah (Amaranthus gangeticus L.), jenis pupuk anorganik.

    Abstraction

    Wahyu Fitriana. NIM. 090311100028. Respon Tanaman Bayam Merah (Amaranthus gengeticus L.) Terhadap Jenis Pupuk Anorganik. Dibawah bimbingan Ir. Sinar Suryawati, M.Si dan Dr. Ir. R. Ahmad Sidqi Zaed ZM, MS Red amaranth (Amaranthus gangeticus L.) is one of the plants that have economic value and high nutrient content. The nutrients include vitamin A (beta-carotene), vitamin C, riboflavin, amino acid, thiamine and niacin as well as calcium and iron minerals that are essential to overcome anemia. Economic and nutritional value of red spinach crop is mainly determined by the stem and leaves, in which the rate of production of these plants depends on meeting the needs of nutrients it needs. Therefore it is necessary to investigate the types of inorganic fertilizer is best for plant growth red spinach. This study was conducted between August and October 2013 in the village of Keleyan, District Socah Bangkalan Madura with mediterranean soil type on height + 4.2 meters above sea level. The study design used was a randomized block design factors, treatment applications: (P1) Urea 0.10 tons / ha, (P2) ZA 0.35 tons / ha, (P3) Urea 0.10 tons / ha + SP36 0,15 tons / ha, (P4) ZA 0.35 tons / ha + SP36 0,15 tons / ha, and (P5) 0.40 tons of NPK / ha. Analysis of the data using analysis of variance followed by LSD test (5%). Behaviour of fertilizer effect on plant height parameter, the number of leaves, leaf area, root length, total fresh weight and total dry weight per plant. Application of fertilizer NPK treatment dose was 0.40 ton / ha showed the best growth and yield and significantly different from the other treatments. Keywords: red spinach (Amaranthus gangeticus L.), the type of inorganic fertilizer.

Detail Jurnal