Detail Karya Ilmiah

  • Nilai Parameter Air dan Tanah Tambak Garam Pada Waktu Pra Produksi da Produksi di Kabupaten Sampang
    Penulis : Mutiara Safitri Nurjannah
    Dosen Pembimbing I : Haryo Triajie, S.Pi,. M.Si
    Dosen Pembimbing II :Dr. H. M. Efendy. S.Pi,. M.Si
    Abstraksi

    Garam merupakan komoditi strategis yang tidak kalah pentingnya dengan kebutuhan pokok lainnya, karena garam merupakan bahan baku industri dan bahan pangan. Sebagai komoditi strategis kebutuhan garam dalam negeri, baik untuk bahan baku industri dan bahan pangan, belum bisa dipenuhi oleh produksi garam rakyat karena kuantitas dan kualitas garam yang dihasilkan rendah. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi produksi garam antara lain: konsentrasi air laut, kecepatan penguapan, curah hujan, dan tipe substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai parameter air dan tanah tambak garam pada waktu pra produksi dan produksi. Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi tambak garam Kabupaten Sampang melalui (1) Pengambilan sampel tanah pada lokasi bosem, peminihan dan meja garam; (2) pengukuran parameter pH air dan pH tanah; (3) Pengukuran salinitas air ; dan (4) Pengukuran suhu air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah dari ketiga lokasi tambak garam berjenis sama yakni sandy silt atau lumpur berpasir. Tektur tanah ini mempunyai kemampuan yang sangat baik untuk menahan air tetap berada di atas permukaan tanah disamping sebagai media penyaring yang dapat memisahkan senyawa pengotor dari air dalam pembentukan kristal garam. Hasil pengukuran parameter pH air pada waktu pra produksi (6,9-9,8) dan produksi (6,7-8,9) cenderung basa sementara hasil pengukuran pH tanah pada waktu pra produksi(6,5-8) dan pada waktu produksi (5-8,9) cenderung asam mendekati netral. Hasil pengukuran salinitas air pada waktu pra produksi (1-2 °Be) lebih kecil bila dibandingkan pada waktu produksi (3-28 °Be) sementara hasil pengukuran suhu air pada waktu pra produksi (32-35 °C) lebih kecil bila dibandingan pada waktu produksi (31-43,5 °C). Kata kunci: garam rakyat, tipe subtrat, parameter tanah, parameter air

    Abstraction

    Salt is strategic commodity that doesn't lose important with others main necessity because salt are basic material industris and foods material. As strategic commodity the necessity salt local fine for basic industry and food material cannot completed by traditional salt production populace because the result quantity and qualities of salt were low. There are many elements that influence salt production there are concentration sea water, speed of distillation proces, rainfall and substrat type the aim of this research is to know the difference of water parameter valve and soil poud of salt at pra and production time. This research held in three locations of salt poud dam Sampang region by (1) taking sampel of soil at bosem, evaporation and salt table ;(2) measuring water pH of and soil '(3) measuring salinity of water and (4) measuring temperature of water , the result shown that type of soil from three location of salt pond is the same type there are sandy silt or silt with have sand. Texture of this soil has good ability to hold back water stay on the land besides us filter media that could sparated of dirty soul from water in the form of salt crystal . The result of measuring water pH of at pra production. (6,9-9,8) and production (6,7-8,9) inclined the result of this time soil pH at pra production (6,5-8) and at production (5-8,9) inclined acid to neutral , the result salinity of water at pra production (1-2 oBe) smaller when comparison at production (3-28 oBe) the result temperature of water at pra production this time (32-35 oC ) smaller that comparison at production (31-43,5 oC) Keyword : Traditional salt production , type substrat , parameter earth , parameter water

Detail Jurnal