Detail Karya Ilmiah

  • ANALISIS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH DALAM RANGKA PENYALURAN DANA PADA BANK BRI SYARIAH KCP BANGKALAN
    Penulis : Choirul Nisa
    Dosen Pembimbing I : Yudhanta Sambharakreshna, SE., M.Si., Ak
    Dosen Pembimbing II :Anis Wulandari, SE., MSA., Ak
    Abstraksi

    Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan kebijakan pembiayaan mudharabah dan musyarakah, (2) mendeskpsikan kendala-kendala operasional yang dihadapi dalam pembiayaan mudharabah dan musyarakah, (3) mendeskripsikan usaha-usaha untuk meminimalkan kendala operasional yang terkait dengan kebijakan pembiayaan mudharabah dan musyarakah dalam rangka penyaluran dana di BRI Syariah KCP Bangkalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian dikaitkan pada kaidah-kaidah (fatwa DSN-MUI No: 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan mudharabah (qiradh) dan fatwa DSN-MUI No: 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan musyarakah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad mudharabah dan akad musyarakah sudah sesuai dengan fatwa DSN-MUI tentang pembiayaan mudharabah (qiradh) dan fatwa DSN-MUI tentang pembiayaan musyarakah. Akan tetapi, dala operasionalnya, Bank BRI Syariah mengalami beberapa kendala. Kendala-kendala tersebut antara lain: terjadinya side streaming, karena minimnya pengetahuan nasabah mengenai pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Ketidakjujuran nasabah dalam menyampaikan pendapatan, omzet maupun prospek usaha, sehingga menyulitkan bank dalam mempercayai laporan nasabah tersebut. Nilai jaminan yang nilainya kurang dari jumlah plafon pembiayaan. Solusinya adalah: monitoring pada saat pencairan dan setelah pencairan dana dengan melakukan monitoring kebenaran penggunaan dana, monitoring usaha nasabah, melakukan kunjungan setiap tiga bulan sekali, dan mengurangi nilai pinjaman. Kata Kunci: Kebijakan, Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah, Penyaluran Dana, Bank BRI Syariah

    Abstraction

    Abstract The purpose of this study are (1) is to describe the policies financing of mudharabah and musyarakah, (2) is to describe operational constraints faced in mudharabah and musyarakah, (3) is to describe efforts to minimize operational constraints related to the policies financing of mudharabah and musyarakah in order distributing funds of BRI Syariah KCP Bangkalan. This study used a qualitative approach to the object of research related to the rules (DSN-MUI fatwa No.: 07/DSN-MUI/IV/2000 about financing (Qiradh) and DSN-MUI fatwa No.: 08/DSN-MUI/IV/2000 on musyarakah financing. The results indicate that mudharabah and musyarakah contract is in accordance with the DSN-MUI fatwa of mudharabah financing (Qiradh) and DSN-MUI fatwa Musyarakah financing. However, operationally, BRI Syariah Bank have some problems. These contraints include: the steaming side, due to a lack of knowledge about the customer of mudharabah and musyarakah financing. Dishonesty of customers in delivering revenue., earnings and business prospects is making it difficult for banks to report he customer’s trust. The value of collateral whose value is less than the amount of funding ceiling. The solution is at the time of disbursement and monitoring the customer’s business, visits every three month, and reduce the value of the loan. Keywords: Policy, Musyarakah and Mudharabah Financing, Disbursement, BRI Syariah Bank

Detail Jurnal